Sense of Basoeki Abdullah, Pameran Temporer Seni Rupa di Museum Nusa Tenggara Barat

intervalinstitute.com – Di tengah animo perhelatan kompetisi MotoGP di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Pameran Temporer Seni Rupa ‘Sense of Basoeki Abdullah’ dilaksanakan juga di Pulau Seribu Masjid tersebut.

Pameran tersebut digelar di Museum Nusa Tenggara Barat yang dibuka hingga 26 Maret 2022.

Kepala Dinas Pariwisata NTB saat menghadiri pembukaan pameran Sense of Basoeki Abdullah mengatakan bahwa pameran tersebut bisa menjadi event pendukung pariwisata Kota Mataram.

“Kita akan publikasikan bahwa silahkan datang nonton MotoGP dan jangan lupa mampir ke musem melihat karya-karya seni rupa NTB,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Yusron Hadi dikutip dari Tribunlombok, Rabu (16/3).

Selain Dinas Pariwisata NTB turut mendorong kuatnya seni pertunjukan, pameran seri rupa seperti ini bisa bernilai dalam sektor ekonomi kreatif.

Pasalnya menurut Kepala Dinas Pariwisata tersebut, karya-karya seniman lokal yang sangat indah dalam pameran dapat menarik perhatian wisatawan sehingga memajukan pariwisata NTB.

Di samping itu, acara pameran ini turut bisa mewadahi para pelajar untuk mengembangkan bakat dan kecintaannya terhadap seni rupa.

Jaka Tarub (fb Indonesia Tempo Doloe)

Pameran temporer seni rupa ini merupakan kerja sama antara Museum NTB,  Museum Basoeki Abdullah, dan komunitas SAKart.

Meski bertajuk ‘Sense of Basoeki Abdullah’, hadirnya kolaborasi seniman langsung dan pemerintah membuat Museum Basoeki Abdullah tidak cenderung dominan dalam penyelenggaraannya.

Seniman lokal masih bisa memuka dan unjuk gigi dalam pameran tersebut.

Setidaknya terdapat 18 seniman lokal yang ikut dalam mensukseskan acara pameran melalui partisipasi hasil karyanya.

Kepala Museum Basoeki Abdullah, Maeva Salmah mengungkapkan bahwa pameran publikasi tentang ketokohan pelukis Basoeki Abdullah semacam ini sudah digelar setiap tahun di seluruh tanah air.

“Setiap tahun begini (pameran) Basoeki Abdullah di sana senang, bangga karena museum beliau dipublikasikan di seluruh Indonesia,” ujar Kepala Museum Basoeki Abdullah tersebut.

Kadis Pariwisata NTB dan Kepala Museum Basoeki Abdullah (Tribunlombok)

Sebagaimana diketahui pada tahun lalu, tepatnya September 2021, sebanyak 17 seniman yang berasal dari Yogyakarta, Jakarta dan beberapa daerah lain, menggelar Pameran Seni Rupa bertajuk ‘Bersama Lukisan Sosial Kemanusiaan Basoeki Abdullah’.

Perlu diketahui Museum Basoeki Abdullah didirikan pada 25 September 2001 dan diresmikan oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Drs. I Gede Ardika.

Di dalam Museum berlokasi di Jakarta Selatan tersebut, terdapat lukisan dan koleksi pribadi dari pelukis Basoeki Abdullah.

Selain mempublikasikan ketohohan Basoeki Abdullah, acara pameran tahun lalu tersebut digelar di Museum Basoeki Abdullah, Jakarta juga dalam rangka menyambut peringatan bulan diresmikannya tersebut.***

One thought on “Sense of Basoeki Abdullah, Pameran Temporer Seni Rupa di Museum Nusa Tenggara Barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.