Sanggar Seni Ludruk Legi Pahit Tampilkan Lakon “Selor Lancuran Mergosono” untuk Kuatkan Kesenian Ludruk

intervalinstitute.com – Sanggar Seni Ludruk Legi Pahit dari Kabupaten Malang menampilkan lakon “Selor Lancuran Mergosono” dalam acara Penguatan Kesenian Ludruk.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (disbudpar) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan acara tersebut sebagai bentuk implementasi Penguatan Kesenian Ludruk melalui UPT Laboratorium Pelatihan dan Pengembangan Kesenian.

Penampilan Sanggar Seni Ludruk Legi Pahit yang dipimpin oleh Cak Suroto itu digelar di Pendopo Agung, Taman Krida Budaya, Kota Malang pada Jumat (20/5/2022) pukul 15.00 WIB.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Sinarto, S.Kar., M.M dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur berupaya membangun strategi pelestarian kesenian yang telah  terdampak pandemi Covid-19.

“Dinas berupaya melakukan pendekatan-pendakatan strategis untuk reaktifkan kembali kesenian, baik seni pertunjukan maupun seni rupa hingga orientasinya seni sastra dan sebagainya. Kita coba dorong lagi supaya bisa melakukan kegiatan pelestarian yang di dalamnya bisa pengembangan dan perlindungan, termasuk pemanfaatan,” ungkap Kadisbudpar Jatim tersebut.

Disbudpar Jatim

Lakon ini menceritakan kisah seorang pemuda bernama Selor yang mencintai gadis bernama Rahayu. Namun, Rahayu lebih dekat kepada Sarip dan tampak mesra.  

Selor merasa cemburu karena Rahayu dekat dengan pemuda bernama Sarip. Kemarahan dan sakit hati Selor semakin memuncak di kala Rahayu dan Sarip saling akrab dan mesra.

Selor ternyata memiliki kekuatan ghaib. Selor mengeluarkan aji pamungkas kepada Rahayu untuk menjadikannya hilang ingatan dan Rahayu menjadi gila mendadak.

Bapak dan Ibu Rahayu menjadi bingung karena Rahayu berjalan tanpa arah dan terus berucap nama Selor terus-menerus.

Di suatu waktu, Rahayu berjumpa Selor. Bapak dan Ibu Rahayu membuat kesepakatan kepada Selor apabila mampu menyembuhkan putrinya, dirinya akan menikah dengan Rahayu.

Selor menyanggupinya dan akhirnya Rahayu disembuhkan. Setelah sembuh, Rahayu yang mengetahui akan dijodohkan dengan Selor awalnya tidak terima karena merasa dipaksa. Namun, akhinya Selor dan Rahayu menikah.

Pagelaran Sanggar Seni Ludruk Legi Pahit dengan Lakon “Selor Lancuran Mergosono” ini berdurasi sekitar 1 jam 15 menit.  

Pagelaran ini juga ditayangkan secara langsung di Channel YouTube Disbudpar Jatim dan dapat ditonton sewaktu-waktu.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.