Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kabupaten Kediri Berharap Makam Tan Malaka Jadi Destinasi Wisata

intervalinstitute.com – Tan Malaka menjadi Bapak Republik Indonesia yang dianggap pertama kali menyebut kata ‘Republik’ di nusantara.

Pasalnya melalui buku ‘Naar de Republiek Indonesia’ yang terbit tahun 1925, Tan Malaka dianggap memperkenalkan gagasan Republik.

Sosok Tan Malaka begitu misterius dalam sejarah pergerakan Indonesia.

Pada 21 Februari 2022, Tan Malaka gugur di Bumi Kediri sekitar 73 tahun lalu, tepatnya di Desa Selopanggung Kecamatan Semen Kabupaten Kediri.

Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kabupaten Kediri (DK4) menggelar refleksi dan doa bersama di Makam Tan Malaka di Kabupaten Kediri untuk mengenang perjuangannya.

“Keputusan Presiden (KEPPRES) Nomor 53 Tahun 1963 berisi tentang penetapan Tan Malaka sebagai pahlawan kemerdekaan. Ini sudah final tidak bisa dipungkiri. Oleh karena jasa-jasa beliau cukup besar bagi Bangsa Indonesia, maka seharusnya masyarakat Kediri lebih mengenal beliau,” ungkap Imam Mubarok Ketua Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kabupaten Kediri (DK4) dilansir dari koranmemo.com.

Selain itu, Imam Mubarok juga berharap Pemerintah Kabupaten Kediri mengambil bagian untuk memperkenalkan Tan Malaka sebagai sosok pejuang dan menjadikan makam Tan Malaka di Desa Selopanggung dapat menjadi destinasi wisata.

“Alhamdulillah hari ini DK4 melakukan refleksi dan doa bersama bersama sejumlah mahasiswa dan beberapa kawan media. Semoga ini bisa menjadi pemicu dimulainya pengenalan, di mana Tan adalah tokoh penting Bangsa Indonesia yang gugur dan dimakamkan di Selopanggung Kediri,” imbuh Ketua DK4 tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *