Berlatar Candi Tegowangi, Seni Tari Lenggang Panjalu Digelar di Hari Tari Internasional

intervalinstitute.com – Seni Tari Lenggang Panjalu ditampilkan di Candi Tegowangi Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri dalam rangka menyambut Hari Tari Internasional.

Pagelaran seni tari ini digelar oleh Pemerintah Kabupaten Kediri pada Kamis (28/4/2022) dengan menampilkan 12 Sanggar Tari di Kabupaten Kediri.

Tema yang diambil pada peringatan Hari Tari Internasional ini adalah “Asor Luhuring Budoyo Biso Kayekso Soko Seni Lan Budayane”. Adapun artinya adalah tinggi rendahnya derajat suatu bangsa bisa diukur atau dilihat dari seni dan budayanya.

Para penari dari 12 Sanggar Tari tersebut mempersembahkan keterampilan terbaik mereka yang telah ditempa di Sanggar Seni masing-masing untuk masyarakat Kabupaten Kediri dan secara umum untuk masyarakat Indonesia.

Hal ini karena pagelaran Seni Tari Lenggang tersebut disiarkan secara langsung di Channel YouTube Dinas Kominfo Kabupaten Kediri dan juga di YouTube Bupati Kediri Dhitopramono.

Meskipun pagelaran seni tari ini diselenggarakan tepat di bulan suci Ramadhan tidak mengurangi semangat para penari. Sejak pagi pukul 07.00 WIB hingga selesai menjelang dhuhur, para penari tidak sedikitpun mengurangi semangat mereka di atas panggung.

Dikutip dari portal online resmi Pemkab Kediri, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri Ir. Adi Suwignyo, M.Si. dalam sambutannya menyatakan bahwa menari merupakan gabungan kecerdasan fisik dan psikologis yang mendukung kekuatan mental.

Lebih lanjut, Adi Suwignyo mengatakan bahwa hal tersebut karena dalam menari selalu ada inovasi dan kreasi yang mampu menuju cipta rasa karsa budaya dalam rangka pelestarian serta pengembangan tari dengan harapan agar tetap eksis posisinya di era kecanggihan teknologi dan globalisasi.

berita.kedirikab.go.id

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana turut mengapresiasi dan memberikan dukungan fasilitas kepada kegiatan hari tari dunia tersbeut supaya dapat tampil maksimal dan berkualitas. Adapun sejumlah sangggar tari yang tampil di pagelaran tari ini mempersembahkan tampilan tari tradisi dan non tradisi.

Dalam kesempatan tersebut, pak Nono salah satu pelatih dari sanggar tari Ganesha Saraswati Desa Tiron Banyakan yang membawa 40 personil anak asuhannya yang akan memberikan 3 penampilannya.

Adapun Hari Tari Internasional sendiri diperingati setiap tanggal 29 April yang mana bertepatan dengan hari lahir Jean-Georges Noverre (1727-1810) yang merupakan pencipta balet modern.

Semoga kegiatan seperti ini dapat lebih megah dan meriah lagi di tahun depan saat pandemi Covid-19 sudah benar-benar sirna. Sebab, kegiatan semacam ini dapat digunakan sebagai wadah bagi para pelaku seni untuk menyalurkan bakat dan kemampuannya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.